Begitu Anda menyadari satu kebenaran sederhana tentang pria, maka doi akan bertekuk lutut selamanya!

Rahasia dibalik Rp299.000 yang membuat takluk para suami

Hal sepele ini sering diabaikan oleh para istri, namun dampaknya bisa bikin suami selingkuh

Romantic Happy couple in bed enjoying sensual foreplay.

Sebuah kisah yang terinspirasi dari kisah nyata. Sebuah keluarga yang terbilang berkecukupan, namun jauh dari kata bahagia. Hanya karena sebuah keadaan sepele yang tak dimengerti oleh sang istri.

“Ini uang untuk kamu beli skincare dan kebutuhan kamu lainnya” ucap Adi pada istrinya sambil memberikan uang 4 juta. Kina, sang istri menerima dengan perasaan bahagia. Kina adalah seorang istri yang begitu beruntung.

Kenapa dibilang beruntung? Ya, karena kehidupannya yang serba berkecukupan. Segalanya dipenuhi oleh suami tercintanya. Bahkan uang bulanan untuk keperluan rumah tangga dan keperluan pribadinya dibedakan oleh suaminya.

Hidup Kina begitu bergelimang harta dan juga kasih sayang yang banyak dari sang suami. Suaminya begitu memanjakan ia. Bahkan untuk pekerjaan dapur pun suami yang mengerjakannya. Membantu Kina dalam mengerjakan pekerjaan rumah.

Begitu Kina menerima uang 4 juta yang diberikan, ia pun segera menyimpannya di sebuah kotak. Kotak itu berisi beberapa gepok uang hasil pemberian suaminya yang ia simpan.

Karena menurut Kina, untuk apa membeli skinker mahal-mahal dan alat make up dan antek-anteknya itu. Sayang uang. Mending disimpan.

Begitulah pemikiran Kina. Ia adalah tipikal Wanita yang hemat. Meskipun suaminya kaya, ia selalu mengatur keuangan seminim mungkin untuk pengeluaran kebutuhan.

Dan kejadian ini terus berjalan hingga beberapa tahun kemudian. Disaat usia pernikahan mulai menua. Di usia pernikahan yang menginjak 20 tahun ini, Kina mendapati suaminya yang mulai menunjukkan perubahan.

Perhatiannya tidak seperti dulu lagi. Bahkan uang belanja yang biasa dibedakan dengan uang kebutuhan pribadi pun kini disatukan. Ia menerima uang bulanan hanya sekali.

Tentunya hal ini membuat Kina gusar. Hingga suatu malam ia bertanya pada suaminya “Mas, aku salah apa sama kamu?”
Suaminya hanya menatap Kina sebentar kemudian melanjutkan kembali pekerjaannya. Tidak menggubris pertanyaan Kina.
“Mas, kalau aku salah minta maaf ya.”
“Iya” Jawabnya singkat.
Setelah itu suaminya pergi menuju kamar. Tidur meninggalkan Kina. Kina pun sedih.

Perubahan ini berlangsung hingga berbulan-bulan. Sampai akhirnya sang suami mulai jarang pulang. Alasannya lembur di kantor.
Tapi Kina memiliki kecurigaan kepada suaminya. Karena tiap kali ia mencuci baju kerja suaminya, aroma parfum perempuan tercium lekat dipakaian itu. Dan ia tahu betul jika parfum suaminya bukan aroma seperti itu.

Dan kejadian ini berlangsung terus menerus. Hingga suatu hari ia menemukan sebuah struk bukti pembayaran makan di salah satu restoran mewah.

Dari nominalnya tidak mungkin suaminya makan sendiri. Ketika ia tanyakan hal itu pada suaminya, justru suami Kina marah-marah.
Dan kini sikap suaminya pun mulai berubah. Lebih sering marah dan membentak. Kina bingung. Tidak tahu salahnya dimana. Sampai suatu ketika acara reuni teman sekolahnya diadakan, Kina berharap suaminya mau menemai dirinya.

Tapi sayangnya, suami Kina membiarkan Kina berangkat sendiri. Padahal dulu, suaminya tidak akan membiarkan Kina kemanapun sendirian. Tapi kini semuanya berbeda.

Kina terpukul dengan perubahan sikap suaminya. Ia rindu suaminya yang dulu. Ia rindu kasih sayang dari suaminya.
“Loh Kin, suamimu mana?” Tanya Clara, salah satu temannya ketika ia baru turun dari ojek online.
Dengan senyum getir ia menjawab, “Lagi sibuk kerja Ra.”
Kina duduk bersama teman-temannya yang lain. Sementara para suami duduk di meja seberang.

“Suamiku juga sibuk kerja Kin, tapi pas aku bilang mau pergi dia langsung nganter tuh.” Tika yang dari tadi diam ikut menimbrung.
“Bukannya suami kamu tuh super protektif banget ya Kin? Perasaan dulu kemanapun kamu dia selalu ikut. Iya gak sih?” Clara bertanya.
“Iya nih Kin, aku masih ingat loh ya pas kita meet up waktu itu suami kamu ngintilin kamu terus. Kayak yang sayang banget nggak bisa jauh dari kamu loh.”


“Eh Kin, bukannya aku nakut-nakutin ya. Biasanya kalau suami mulai berubah, dia punya simpenan loh” ucap Dian.
“Hush, mulutmu loh Din nggak berubah-berubah.” Clara menegur temannya yang memang dikenal julid semasa sekolah dulu.
“Percaya deh sama omongan aku.” Dian masih tetap kekeh.
Kina semakin gusar. Dan dia pun telah curiga pada suaminya. Beberapa kejadian belakangan ini memang menunjukkan jika suaminya memiliki simpanan.

Air mata Kina tidak lagi bisa dibendung. Spontan saja teman-temannya bingung dan mencoba menghibur Kina.
Kina pun akhirnya menceritakan apa yang dialaminya selama ini. Apa yang dilakukan suaminya. Perubahan apa saja yang dilakukan suaminya.

“Maaf ya Kina, bukannya aku mau nyalahin kamu. Tapi kamu harus tahu, laki-laki itu suka sekali dengan keindahan.” Putri yang sedari tadi menyimak cerita Kina angkat bicara.
“Jadi maksud kamu aku jelek gitu?”
“Bukan gitu. Dari cerita kamu tadi, suami kamu memberikan uang khusus untuk kamu perawatan kecantikan. Itu artinya apa? Suami kamu ingin kamu cantik di depannya.


“Ya tapi kamu pikir aja Put, jutaan Cuma buat beli skinker? Buat perawatan? Sementara uang itu bisa ditabung untuk masa depan.” Kina masih membantah.
“Nyatanya uang yang untuk masa depan itu akan ia habiskan dengan selingkuhannya.” Putri masih kekeh.
“Kamu nggak ngerti sih.”
“Aku ngerti Kin, aku sangat ngerti gimana posisi kamu karena aku juga pernah diselingkuhin. Karena apa? Karena kesalahan aku yang terlalu mengabaikan suamiku. Dan menganggap harta itu satu-satunya.” Ucap putri dengan sedikit emosi.

Kina diam. Seolah mencerna kembali apa saja yang sudah ia lewatkan. Hatinya sedikit tersentil dengan pernyataan Putri. Ya memang, selama ini ia mengutamakan uang. Tidak merawat dirinya. Tampil seadanya didepan suaminya.

Bahkan daster yang biasa dipakainya pun hampir tidak layak karena banyak bekas jahitan. Ia menangis. Menyesalinya kesalahannya.
“Dan untungnya sekarang suamiku kembali dalam pelukan aku. Aku hampir kehilangan suamiku karena keegoisan aku. Dan aku nggak mau kamu ngalamin itu Kin.” Putri menepuk pelan Kina. Suaranya pun melunak.
“Aku harus gimana Put? Aku nggak mau kalau sampai kehilangan suami aku. Aku nggak mau.” Ucap Kina sambil menangis.


“Kamu mau nggak kalau aku kasih solusi?” tanya Putri.
Kina mengangguk mau.
“Aku nggak tahu sih ini manjur apa enggak dikamu. Tapi aku pakai ini dan memperbaiki diri. Pas suami aku pulang aku pake ini sama pakai baju rapi, dandan dikit. Eh alhamdulillah suami aku pulang terus.” Ucap Putri sambil menunjukkan sesuatu.
“Kamu beli dimana?”
“Nanti akau kasih link pembeliannya. Harganya murah loh. Cuma 299.000 aja.”


“GILA! 299.000 Cuma untuk beli parfum? Mending uangnya untuk ditabung Put. Enggak deh.” Ucap Kina yang membuat Putri semakin kesal.
“Tuh, kamu aja kayak gitu. Gimana suami kamu nggak kecantol sama perempuan lain. Kin, dengar ya, mungkin selingkuhan suamimu nggak secantik kamu. Tapi dia bisa bikin suamimu senang dan nyaman. Ini untuk suami mu loh Kin.” Putri sudah terpancing emosinya.


“Tapi tetap aja Put, itu tu uang yang besar untuk sebuah parfum doang.”
“aku nggak habis pikir sama kamu Kin. Nih, kamu ambil aja sisa parfum aku. Kamu buktiin sendiri. Dan kamu ingat kata-kata aku, Suamimu nggak nyari yang cantik di luar sana. Tapi suamimu nyari yang bisa bikin dia nyaman dan enak dipandang. Terserah kamulah aku mau pulang.” Putri berjalan pergi.

Kina menatap botol parfum yang berisi setengah itu. Ia mengambilnya dan pulang.
Di rumah, lama ia pandangi parfum itu. Masih ragu. Namun tidak ada salahnya mencoba kan?
Ia pun menggunakan parfum itu sebelum suaminya pulang. Ia juga menggunakan baju tidur yang baru dibelinya. Rambut panjangnya ia urai dan sisir rapi.

Ketika suaminya pulang, ia bisa melihat raut wajah terkejut itu.
“Tumben?” hanya itu ucapan suaminya.
Kina tersenyum. Ia pun membantu melepaskan sepatu suaminya. Ia juga memberikan teh hangat untuk suaminya. Kemudian mengajak suaminya makan malam. Dan malam ini suaminya mau makan malam bersama. Ini adalah sebuah perubahan nyata yang ia rasakan.
Dan perubahan ini berlangsung selama seminggu. Suaminya sekarang sedikit demi sedikit kembali seperti dulu. Kina pun tersadar jika selama ini ia tidak memikirkan kebahagiaan suaminya. Dan uang yang selama ini ia simpan, ia pun menggunakannya untuk membeli parfum yang sama dengan yang diberikan putri.

Tidak lupa juga ia pun mengirim pesan kepada putri berisi ,’Put, parfum BDN nya mantep. Makasih banyak ya put. Maaf juga sama sikap ku waktu itu’
‘top cer kan Kin. Ya udah jangan lupa stok yang banyak’ balasan Putri.
“Sayang, kamu dimana?” suami Kina memanggil.
“Iya sayang aku disini.”
“ayo katanya mau nyalon.”
“Iya sayang.”
Setelah menggunakan parfum, Kina pun mulai mengubah penampilannya. Suaminya pun begitu senang dan bersemangat ketika mengantar Kina perawatan dan shopping. Dan kini dunia Kina kembali lagi. Ia bahagia. Dalam hati ia selalu berujar ‘terimakasih dokter Boyke karena BDN nya bikin hidup rumah tangga ku kembali harmonis’.

Dan kini Kina pun sadar uang bukanlah segalanya. Tapi kebahagiaan suamilah yang utama. Uang tidak akan membuat bahagia jika suaminya didapatkan Wanita lain. Dan kini ia pun tidak lagi perhitungan masalah uang. Apalagi jika uang itu ia gunakan untuk kebahagiaan suaminya. Jika dulu bagi dia uang 299.000 adalah nominal yang besar untuk sebuah parfum, kini pikirannya berubah. Uang 299.000 adalah nilai yang kecil untuk kebahagiaan yang abadi

udah dicuekin, masih yakin suami ga selingkuh?

HATI-HATI! jika dibiarkan terlalu lama, maka naluri prianya akan semakin liar.

REAL TESTIMONI

Apa kata mereka?

Dapatkan BDN Parfum dengan harga spesial di bulan ini!

Silahkan klik tombol di atas untuk memesan dan melihat testimoni serta detail produk ini.

tidak perlu khawatir pesan online

Kami jamin PASTI SAMPAI ke rumah Anda

Status pengiriman dapat dicek setiap saat melalui website jasa pengiriman. Kami juga siap sedia untuk mengirimkan nomor resi pengiriman barang kepada Anda.

Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia.